Akhirnya Penderita Gizi Buruk di Rohil itu Meninggalkan Kita..


Dibaca: 9642 kali 
Jumat,15 April 2016 - 17:32:41 WIB
Akhirnya Penderita Gizi Buruk di Rohil itu Meninggalkan Kita..

BAGANSIAPIAPI - Setelah lebih kurang satu pekan dirawat di RSUD Dr RM Pratomo Bagansiapiapi, bocah 2 tahun bernama Roni pengidap penyakit gizi buruk akhirnya meninggal dunia pada Rabu (13/4) kemaren pukul 00.21 Wib dini hari kemaren. Jenazah roni dibawa pulang oleh pihak keluarga dan dikebumikan secara islam di tempat pemakaman Umum (TPU) kelurahan Bagan Hulu.

Anak nelayan pasangan dari Rina (27) dan Sukardi ini menderita kekurangan gizi yang membuat tubuhnya lemah dan mudah didatangi berbagai penyakit, pihak keluarganya membawa Roni kerumah sakit Dr RM Pratomo sejak Selasa (5/4) lalu dan ditangani secara medis oleh pihak Rumah sakit dikelas III Ruangan Plamboyan.

Sehari sebelum meninggal, kalangan wartawan Bagansiapiapi dan sekitarnya melakukan penggalangan dana untuk membantu Roni. Dari kegiatan tersebut para jurnalis itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.5.412.500 dan diserahkan secara langsung oleh penggalang dana kepada ibu Roni. Adapun penggalangan dana itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas agar bisa mengurangi beban keluarga roni dalam memenuhi kebutuhan selama dirawat, dengan tujuan agar Roni cepat sembuh.

Namun kehendak berkata lain, lebih kurang 9 jam bantuan itu diserahkan kepada orang tuanya, akhirnya bocah Roni tidak mampu menahan penyakit yang dideritanya sehingga menghembuskan nafas terakhirnya pada Pukul 00.21 Wib dini hari, rabu kemaren. Jenazah Roni disemayamkan dirumah duka, jalan SMAN 2, pelabuhan hulu dan dikemubikan di TPU Pusara Hulu, Bagansiapiapi, Bangko.

Sebelumnya diberitakan, Direktur RSUD Dr RM Pratomo, Dr Tribuana Tungga Dewi mengatakan kalau bocah roni menderita kekurangan gizi. Berdasarkan pemeriksaan ronsen roni juga mengalami penyakit Tibi (Tubercle Bacili). Selain itu, roni juga mengalami tiga keluhan penyakit lain yakni batuk, demam, dan Mencret,"ujarnya.

Pihak Rumah sakit kata Tribuana telah memberikan perawatan secara maksimal terhadap roni sesuai dengan penyakit yang dideritanya dengan memberikan obat F75 sebanyak 100 CC per tiga jamnya.  Dimana obat ini manfaatnya untuk menambah berat badan roni mengingat berat badannya menurun drastis akibat beberapa penyakit yang ia derita, "terang Tribuana.

Pantauan dirumah duka selain pihak keluarga dan para tetangga, puluhan wartawan Bagansiapiapi juga terlihat melayat dirumah duku. Bahkan, wajah wartawan yang melayat itu juga tampak sedih seakan-akan tidak percaya dengan kepergian Roni.

"baru saja kita mau membantu Roni agar ia bisa cepat sembuh dan bermain dengan teman-teman sebayanya, namun kehendak berkata lain dan allah sayang sama dia, sehingga roni dipanggil untuk menghadapnya, "Ujar Julius, salah seorang wartawan Media Riau Televisi (RTv). (adv/hms/met)


Akses trikriau.com Via Mobile m.trikriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

ALAMAT KANTOR PUSAT:
Jl. Soekarno-Hatta ,Komplek Cemara Gading-Pekanbaru, Riau
TELP / HP : 0853-7522-3890
Email: [email protected] / [email protected]
AVAILABLE ON :